Peduli Pada Sesama, Maya Miranda Ambarsari Donasikan Alat Rapid Test di HUT Korlantas Polri
Rabu, 23 September 2020
Maya Miranda Ambarsari
Bagikan

Peduli Pada Sesama, Maya Miranda Ambarsari Donasikan Alat Rapid Test di HUT Korlantas Polri

Sebagai seorang pengusaha, Maya Miranda Ambarsari memiliki jiwa sosial yang tinggi dan rasa perhatian yang besar pada setiap lapisan masyarakat.
Perhatiannya tersebut diwujudkan dalam bentuk bantuan sosial berupa pengecekan kesehatan rapid test secara gratis kepada ratusan tukang becak yang sangat penting di masa pandemi ini guna memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19.
Dalam hal ini, Maya Miranda Ambarsari yang juga pemimpin PT Indo Cakra Abadi pemegang merek brand Cakra Covid-19 ini menjalin kerjasama dengan Korlantas Polri dalam hari ulang tahun ke-65.
Aksi sosial yang dilakukan oleh Maya Miranda Ambarsari tersebut mendapatkan apresiasi dari Kakorlantas Polri Irjen Pol Drs Istiono.
“Kami sangat mengapresiasi kepedulian dan bantuan kemanusiaan yang diberikan oleh ibu Maya Miranda Ambarsari di tengah krisis pandemi ini. Semoga melalui kegiatan ini kita dapat memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19 ini,” ujarnya.

img-1600846097.jpg
Rapid test tersebut diselenggarakan secara gratis bagi warga masyarakat di tempat-tempat pelayanan di Samsat, pelayanan SIM dan pelayanan STNK yang secara keseluruhan, gelar bantuan sosial dan rapid test oleh Korlantas Polri akan menjangkau 37.500 warga di seluruh Indonesia.
"Bilamana ada peserta rapid test yang menunjukkan hasil reaktif, maka akan langsung ditindaklanjuti dengan test swab PCR," ujarnya.
Sementara itu, Pimpinan PT Indo Cakra Abadi, Maya Miranda Ambarsari berharap, kepedulian yang diberikan perusahaannya dalam membantu sesama di tengah pandemi Covid-19 ini dapat bermanfaat untuk membantu pemerintah memutus mata rantai penyebaran virus corona.
"Pandemi ini sudah tentu membawa dampak bagi banyak lapisan masyarakat. Sedikit banyak kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Jakarta untuk menghambat penyebaran virus corona dirasakan para pelaku ekonomi dan warga masyarakat," terangnya.
Saat ini tidak sedikit perusahaan yang harus menghentikan operasional hingga waktu yang belum ditentukan akibat krisis yang terjadi di tengah pandemi ini. Banyak pekerja nasibnya kini sedang tidak menentu.

img-1600846119.jpg
"Pandemi Covid-19 menimbulkan tantangan bagi perusahaan untuk menunjukkan kepedulian. Untuk itu, kami bersama Korlantas Polri berinisiatif melakukan aksi nyata," tuturnya.
Terkait program kepedulian bantuan rapid test, Maya Miranda Ambarsari mengatakan, ada tiga hal yang bisa dicermati perusahaan. Pertama, perusahaan harus memiliki kepedulian terhadap sesama, kedua, perusahaan harus memiliki kepedulian terhadap stabilitas industri dan ketiga, perusahaan harus peduli terhadap lingkungan.
Sementara itu, Irjen Pol Istiono mengatakan, bantuan kemanusiaan di tengah pandemi Covid-19 telah menjadi tantangan yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam tatanan kehidupan manusia.
Berbagai lapisan masyarakat dihadapkan pada pilihan yang sama-sama pahit untuk ditelan. Ada dua pilihan, mencegah terpuruknya perekonomian atau menempatkan hidup masyarakat dalam bahaya dengan tidak mengorbankan sektor ekonomi.
Di sini tindakan bijak sangat diperlukan, antara lain berkompromi dengan mengombinasikan keduanya, yaitu hidup berdampingan dengan pandemi dan saat yang sama memeranginya dengan selalu menerapkan protokol kesehatan. "Terpenting bagaimana kita melindungi warga dari virus mematikan ini dan melakukan semua prosedur pencegahan serta kebijakan demi mengurangi dampak virus corona," paparnya.

Komentar

Belum Ada Komentar

Tambahkan Komentar