Ini Kiat Sukses Berjualan di JD.ID
Senin, 26 Agustus 2019
Maya Miranda Ambarsari
Bagikan

Ini Kiat Sukses Berjualan di JD.ID

Penjual merupakan ujung tombak bagi pelaku industri marketplace. Kesuksesan penjual dalam menarik pembeli secara langsung juga ikut mendorong kinerja marketplace yang menaunginya.

Sadar akan hal itu, perusahaan e-commerce yang terafiliasi dengan JD.com, yakni JD.ID terus mendorong munculnya pengusaha-pengusaha baru yang lahir dari penjual atau seller yang bergabung. Salah satunya melalui kegiatan 'Seller Gathering' yang berlangsung secara roadshow di sejumlah kota.

Marketing Chief JD.ID, Mia Fawzia menuturkan, kegiatan yang mengambil tema ”Strategi Sukses Berjualan di JDJD” tersebut merupakan seri ketiga dari penyelenggaraan ajang serupa yang sebelumnya digelar di Jakarta dan Bandung.

"Pada gelaran ini JDJD berbagi tips, kiat dan strategi jitu kepada para seller di Surabaya agar dapat semakin mengembangkan bisnis online mereka di platform JD.ID, sehingga menjadi pengusaha sukses di bidangnya," ujarnya di sela acara  'Seller Gathering' di Surabaya, Rabu (14/8/2019).

Dipilihnya kota Surabaya, menurut Mia, karena kota ini memiliki potensi pasar yang besar dan menjadi salah satu penopang baik dari sisi transaksi penjualan maupun jumlah seller di JD.ID.

"Surabaya juga memiliki banyak sekali merek-merek lokal dengan kualitas terbaik dan dapat bersaing di ketatnya industri e-dagang di Indonesia saat ini; Selain itu kota Surabaya juga merupakan salah satu hub bisnis terbesar di pulau Jawa dan menjadi salah satu penggerak roda perekonomian di Indonesia," jelas Mia.

Berdasarkan hasil survei yang sebelumnya telah dilakukan oleh JD.ID, di kota Surabaya menunjukkan bahwa saat ini hampir sebagian besar seller di Surabaya berusia 25-35 tahun, rentang usia yang diyakini memiliki potensi besar untuk menjadi seller atau menjadi ”Youngpreneur” yang sukses.

”Dengan tingginya minat dan antusias dari para seller di daerah-daerah, kemungkinan kami akan menyasar ke beberapa kota besar lainnya di Indonesia, salah satunya kota Medan dan Makassar karena menurut kami kota-kota tersebut memiliki potensi yang besar," ujar Mia.

Sementara itu Head of Electronics Category Marketplace JD.ID, Arthur Putrajaya Firgo menuturkan, dari sisi kategori, saat ini di kota Surabaya terdapat 4 kategori seller yang selama ini turut memberikan kontribusi besar bagi JD.ID, salah satunya adalah kategori ”Moms and Baby", “Home living", “Fashion” dan “Beauty".

"Penjualan produk JDJD di Surabaya untuk kategori "Moms and Baby” berkontribusi sebanyak 19%, sementara penjualan untuk kategori ”Home Living” mencapai 17%, kategori “Fashion" mencapai 15% dan kategori ”Beauty" mencapai 6% dari total 23 kategori yang telah dimiliki oleh JD.ID saat ini," beber dia.

Head of Marketplace Marketing JD.ID, Wendy Zhang menjelaskan, meski baru berumur kurang dari setahun, namun jumlah transaksi maupun seller di JD.ID terus meningkat setiap bulannya. Hal ini tak lepas dari komitmen pihaknya untuk memberikan layanan hingga peluang bagi seller untuk berkreasi dalam menawarkan produknya, dan tentunya benefit yang saling menguntungkan.

"Saat ini jumlah seller kami lebih dari 50.000 seller, namun kami optimistis tahun ini akan tumbuh double digit," ujarnya.

Di tempat yang sama Veronica selaku Head of Digital Marketing Olympic mengakui, keberadaan marketplace seperti JD.ID ikut mendongkrak penjualan produknya, apalagi trennya saat ini konsumen lebih meminati pembelian secara online.

"Sejak bergabung tahun 2018 di JD.ID, penjualan online kami melonjak hingga 10 kali lipat, terutama untuk pembeli di wilayah Jawa dan Bali. Hal ini karena konten maupun strategi bersama yang dihadirkan di JD.ID cukup jitu menggaet konsumen," tandasnya.

Asal tahu saja, selama ini JD.ID memiliki program/campaign unggulan di setiap tahunnya, salah satunya adalah program "Amazing 11.11" dan program untuk mendukung hari "Hari Belanja Nasional (Harbolnas), yaitu "JDOR 12.12" yang sangat sukses digelar pada tahun 2018 lalu.

Untuk program "Amazing 11.11" tahun 2018 lalu telah sukses dan berhasil mencatatkan jumlah pesanan yang 845 persen lebih tinggi dari periode yang sama di tahun sebelumnya, kemudian JD.ID juga berhasil menorehkan pertumbuhan traffic sebesar 352 persen dari tahun sebelumnya. Sementara untuk program "JDOR 12.12", JD.ID juga telah berhasil meningkatkan jumlah order 8 kali lebih tinggi dan pertumbuhan traflic lebih besar 4x dibanding periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Komentar

Belum Ada Komentar

Tambahkan Komentar